Kamis, 03 Januari 2013

Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan



Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan
A. Pengertian Masyarakat

Sebelum kita bicara lebih lanjut masalah masyarakat,baik kita tinjau terlebih dahulu tentang masyarakat.Menurut R.Linton:Seorang ahli antropologi mengemukakan,bahwa masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerjasama,sehingga meraka ini dapat mengorganisasikan dirinya berfikir tentang dirinya dalam satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu.
    Mengingat banyaknya definisi masyarakat tersebut diatas,maka dapat diambil kesimpulan,mbahwa masyarakat harus memiliki syarat-syarat sebagai berikut:
a. Harus ada pengumpulan manusia,dan harus banyak,bukan pengumpulan binatang.
b. Telah bertempat tinggal alam waktu yang lama di suatu daerah tertentu.
c. Adanya aturan-aturan atau undang-undang yang mengtur mereka untuk menuju kepada
    kepentingan dan tujuan bersama.


      Apabila kita berbicara tentang masyarakat,terutama jika kita mengemukakanya dari sudut antropologi,maka kita mempunyai kecenderungan untuk melihat dua tipe masyarakat:
Pertama,satu masyarakat kecil yang belum negitu kompleks,yang belum mengenal pembagian kerja,belum mengenal struktur dan aspek-aspeknya masih dapat dipelajari sebagai satu kesatuan.
Kedua,masyarakat yang sudah kompleks,yang sudah jauh menjalankan spesialisasi dalam segala bidang,karena ilmu pengetahuan modern sudah maju,teknologi maju,sudah mengenal tulisan,satu masyarakat yang sukar diselidiki dengan baik dan didekati sebagian saja.

     Masyarakat pedesaan dan perkotaan keduanya terdapat hubungan yang erat, bersifat ketergantungan satu sama lainnya, karena diantara mereka saling membutuhkan. Masyarakat Kota tergantung pada desa dalam memenuhi kebutuhan akan bahan-bahan pangan seperti beras, sayur mayor, daging, ikan, maka masyarakat desa menyalurkan kebutuhan tersebut lalu mendapatkan keuntungan. Selain itu masyarakat Desa juga merupakan dibutuhkan masyarakat kota sebagai sumber tenaga kasar bagi jenis-jenis pekerjaan tertentu di kota misalnya saja buruh bangunan dalam proyek-proyek perumahan, proyek pembangunan atau perbaikan jalan raya atau jembatan. Mereka biasanya adalah pekerja-pekerja musiman apa bila mereka tidak bekerja di ladang.Sebaliknya, kota menghasilkan barang-barang yang juga diperlukan oleh masyarakat desa seperti bahan-bahan pakaian, alat dan obat pembasmi hama pertanian, minyak tanah, obat-obatan untuk memelihara kesehatan dan agar ladang mereka tetap hijau. Lebih enak menjadi masyarakat desa atau masyarakat kota?
      Di desa kita lebih kental dengan gotong royong nya dalam melakukan sesuatu, saling menyapa walaupun tidak kenal dibandingkan di kota yang cendrung individual. Didesa pun lingkungannya masih bersih, udaranya sejuk, tidak seperti dikota yang lingkungannya kotor dan banyaknya polusi udara. Namun tingkat perekonomian pedesaan lebih rendah dibandingkan dengan perekonomian didaerah perkotaan. Hal ini yang memicu banyak nya warga pedesaan yang melakukan urbanisasi untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak.
Akibat dari banyaknya masyarakat desa yang melakukan urbanisasi maka timbul masalah – masalah baru yang merugikan masyarakat pedesaan maupun masyarakat perkotaan. Contoh masalah yang akan timbul yaitu kurang nya tenaga kerja untuk mengurus ladang pertanian dan perkebunan yang mengakibatkan kurangnya pasokan makanan untuk masyarakat perkotaan. Kemudian kota akan menjadi padat oleh para pendatang sehingga angka pengangguran di daerah perkotaan meningkat.
Dalam hal ini peran pemerintah sangat di perlukan untuk mengatur perpindahan penduduk, pembukaan lapangan kerja baru serta meningkatkan kualitas perekonomian desa, sehingga kepadatan penduduk merata dan kebutuhan masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan terpenuhi dengan baik.

Nama : Fajar
Kelas : 1IA24
NPM : 52412699

Tidak ada komentar:

Posting Komentar